MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88 BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO LAMBO69 LAMBO69 LAMBO69
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • National/
  • KPK Duga Eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto Terima Gratifikasi Rp18 Miliar
Eko Darmanto resmi ditahan KPK.

KPK Duga Eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto Terima Gratifikasi Rp18 Miliar

Jumat, 8 Desember 2023 – 21:28 WIB

Jakarta – Mantan Kepala Bea dan Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto secara resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia ditahan saat ini terkait kasus dugaan gratifikasi.

Baca Juga :

Eko Darmanto Resmi Ditahan KPK soal Dugaan Kasus Gratifikasi

Direktur Penyidikan KPK Brigjen Asep Guntur Rahayu mengatakan bahwa Eko Darmanto telah menerima gratifikasi Rp18 miliar. Eko memanfaatkan jabatannya ketika berada di Bea dan Cukai untuk menerima gratifikasi dari para pengusaha pengurusan impor maupun pengusaha pengurusan jasa kepabeanan (PPJK) hingga dari pengusaha barang kena cukai.

“Tahun 2009, dimulai penerimaan aliran uang sebagai gratifikasi oleh ED melalui transfer rekening bank dengan menggunakan nama dari keluarga inti dan berbagai perusahaan yang terafiliasi dengan ED,” ujar Brigjen Asep Guntur di gedung Merah Putih KPK, Jumat, 8 Desember 2023.

Baca Juga :

KPK Perpanjang Masa Penahanan Syahrul Yasin Limpo Selama 30 Hari

Eks Pejabat Bea Cukai Eko Darmanto Penuhi Panggilan KPK.

Eko, kata Asep, menerima uang gratifikasi tersebut sejak tahun 2009 hingga tahun 2023 ini.

Baca Juga :

Dewas KPK Bakal Kebut Sidang Etik Firli Bahuri

Asep menjelaskan bahwa Eko sudah menduduki jabatan strategis di Bea dan Cukai sejak tahun 2007. Adapun jabatan tersebut yakni Kepala Bidang Penindakan, Pengawasan, Pelayanan Bea dan Cukai Kantor Bea dan Cukai Jawa Timur I (Surabaya) dan Kepala Sub Direktorat Manajemen Resiko Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai Ditjen Bea dan Cukai.

Setelah itu, KPK menelusuri gratifikasi Eko dan berhasil menemukan temuan awal yakni sebesar Rp18 miliar. Uang tersebut dilakukan Eko karena punya jabatan yang strategis.

“Menjadi bukti permulaan awal gratifikasi yang diterima ED sejumlah sekitar Rp18 miliar dan KPK terbuka untuk terus menelusuri dan mendalami aliran uangnya termasuk pula adanya perbuatan pidana lain,” ujarnya.

Kini, Eko harus mendekam 20 hari pertama di rutan KPK karena menjadi tersangka gratifikasi. Dia ditahan mulai Jumat, 8 Desember hingga 27 Desember 2023 di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.

KPK menilai Eko telah melanggar Pasal 128 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Kasus dugaan korupsi Eko Darmanto mulai mencuat karena kerap pamer harta di media sosial atau flexing. 

Halaman Selanjutnya

“Menjadi bukti permulaan awal gratifikasi yang diterima ED sejumlah sekitar Rp18 miliar dan KPK terbuka untuk terus menelusuri dan mendalami aliran uangnya termasuk pula adanya perbuatan pidana lain,” ujarnya.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21